gbk99

Transformasi dari Dunia Hacking ke Pengembangan Solusi Keamanan Siber

Read Time:2 Minute, 12 Second

Lipatan6.com, Jakarta – Peretas etis bernama Muhammad Fauzan menciptakan Xiberkecuriti, awal -p yang berfokus pada keamanan cyber. Perusahaan ini menawarkan layanan seperti analisis ancaman digital, pengurangan serangan dunia maya, pelatihan keamanan.

Kehadiran awal – -P tidak dapat dipisahkan dari karya Muhammad Fauzan. Sebelum pendirian Ksiberkritia, ia dikenal sebagai Blackhat Hacker sebelum akhirnya berubah menjadi cara yang konstruktif.

Pada tahun 2020. Tahun -tahun memutuskan untuk meninggalkan dunia peretasan gelap dan menembus industri kreatif dan pengembangan perangkat lunak. Hingga 2023. Dia tidak kembali ke dunia karena peretasan sebagai peretas kulit putih atau peretas etis.

Selain berpartisipasi dalam keamanan cyber, ia membangun PT Cyberchain Cripto International. Sebagai perusahaan induk, perusahaan ini adalah beberapa perusahaan seperti Intelifarm.ai, Blok 3, termasuk Xiberkecuriti.

Perhatikan bahwa Intellifarm.ai AI dan IoT-Database-Pool Services of Agricultural Development. Sedangkan Block3 berkontribusi pada pengembangan teknologi blockcain dan Web3.

Dalam pernyataan resmi yang diterima minggu (16/04/25), inovasi lain yang menarik adalah Halualfi, Bazaar pertama Syariah-yang pertukaran crypto di Indonesia. Lalu ada platform pendidikan seperti belajar Blockeain dan Halakah Cripto.

Juga ditentukan untuk membangun ekosistem digital yang lebih pintar, lebih aman dan inklusif. Sekarang aktif dalam Asosiasi Keamanan Keamanan di Siberia dan mendirikan komunitas komunitas Ksiberk.

“Bagi saya, teknologinya tidak berlaku untuk bekerja, tetapi juga bagaimana kita dapat membuat perubahan yang lebih besar di negara ini,” katanya.

Di sisi lain, Indonesia tetap menjadi tujuan unik bagi penjahat cyber, mulai dari transportasi, telekomunikasi, lembaga publik. Namun, upaya pencegahan masih meningkat.

Laporan Keamanan Eropa keempat (K4) 2024 dari Kasperski mengungkapkan bahwa sebanyak 3 904 883 cybers internet berhasil terdeteksi dan diblokir di Indonesia.

Menurut pernyataan resmi Kasperski, pada hari Senin (27.1.2025), jumlah tersebut menunjukkan penurunan 15,42% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya (K3 2024), yang mencatat 4616.837 deteksi.

Meskipun musim gugur, ancaman masih diminta online. Sebanyak 16,4% pengguna di Indonesia menghadapi ancaman melalui Internet (cyber atacts), Indonesia ditetapkan pada 101 global dalam hal bahaya penelitian web.

 

Direktur Jenderal Asia Tenggara di Kasperski, Ieo Siang Tionong, menganggap keamanan dunia maya sebagai bidang utama yang harus dipertimbangkan dalam implementasi AI. Tim TI harus memiliki tim keamanan yang mampu memantau dan mengatasi ancaman dunia maya.

“Selain itu, perlindungan data pribadi juga harus menjadi prioritas utama. Akhirnya, perlindungan dan peraturan data yang jelas harus digunakan untuk saling melindungi. Faktor -faktor ini saling memperkuat dalam menciptakan pertahanan keamanan yang solid,” kata IE.

Statistik Kasperski terbaru untuk Indonesia menunjukkan peningkatan kesadaran keamanan, yang muncul dari pengurangan ancaman di jaringan yang telah kami blokir.

“Namun, ini tidak berarti bahwa kita harus percaya diri. Baik individu maupun perusahaan harus memiliki visi bahwa mereka selalu selangkah di depan keamanan cyber terbaik mereka, dan IEO yang diperluas diungkapkan IEE.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Infinix Punya Program Sekolah Mobile Gaming SMA Pertama di Indonesia
Next post Minum Jeruk Nipis Tiap Pagi Tak Bantu Bakar Lemak