gbk99

Pertama di Indonesia, Guru Besar UI Dianugerahi Gelar Honorary Doctor dari SPbPU Rusia

Read Time:2 Minute, 52 Second

Mohamed Ali Bellavi Peter Peter Peter Peter Peter Peter, profesor College of Engineering (UI), Universitas Indonesia, telah menerima gelar kehormatan di Universitas Indonesia (UI). Judul ini diberikan untuk pengembangan SPBPU dan judul yang terus berkembang di bidang kota pintar, teknik sipil dan ekonomi.

Alibaba mengatakan pada hari Selasa, 3 Desember 2024: “Saya sangat berterima kasih atas penghargaan ini, yang merupakan bentuk pujian yang kami miliki untuk bidang pendidikan. Ini adalah indikator positif dan akan terus mengembangkan kerja sama internasional dalam pendidikan, penelitian, dan terutama sains dan teknologi.”

Petersburg Polytechnic University of Greater St. Petersburg (SPBPU) adalah salah satu kampus tertua dan paling bergengsi di Rusia. SPBPU telah menghasilkan beberapa tokoh utama, termasuk Hadiah Nobel, seperti PL. Capisa, Z.I. Semionov Alparov, A.F. IOF, lebih. Sejak 1984, SPPU telah memenangkan gelar dari lebih dari 70 orang di seluruh dunia. Profesor Ali Beravi adalah orang pertama di Indonesia yang menerima judul SPBPU. 

Sementara itu, kerja sama antara FTUI dan SPPPU dimulai pada tahun 2019. Pada waktu itu, Profesor Ali Beravi diminta untuk melayani sebagai juru bicara Kepala Konferensi Internasional tentang Ilmu Inovasi Inovasi Ekonomi Digital: SPPU IDE-2019 SPPPU yang diorganisir. Pada pertemuan tersebut, Profesor Ali berbicara tentang pengembangan konsep proyek infrastruktur skala besar, yang meningkatkan kelayakan dan nilai-nilai proyek.

Pada tahun yang sama, Profesor Ali Beravi diminta untuk menjadi profesor tamu di Sekolah Pascasarjana Ekonomi Industri SPBPU. Setelah menandatangani kontribusi PKS (kesepakatan umum) antara FTUI dan SPPPU, pertukaran formulir profesor.

Melalui kolaborasi ini, para profesor melakukan kursus yang berkaitan dengan teknik atau teknik teknik di SPPPU, dan sistem rekayasa teknik Ali Beravi ditambahkan setiap tahun. Hasil kolaborasi ini juga menerbitkan dokumen ilmiah dalam bentuk buku ilmiah, masalah khusus dan majalah.

Selain itu, Universitas Indonesia, yang dikenal sebagai Indonesia International Journal of Technology (IZTEC), juga telah menjadi pemimpin redaksi Journal of Science yang diterbitkan oleh School of Engineering.

“Misi kami adalah menciptakan sains dan mengembangkan teknologi. Sebagai pendidik, kami harus memiliki komitmen dan stabilitas dan kami dapat melakukannya dengan semua pendidik di dunia. Saya harap saya memiliki dampak positif pada Indonesia dan Rusia sejauh ini.”

Profesor Dekan Ftui Dr. Herry Hermansi bangga dengan pencapaian Profesor Ali Beravi. Penghargaan ini bukan hanya pengakuan atas dedikasi dan kolaborasinya di bidang teknik dan inovasi, tetapi juga inspirasi bagi kita semua di FTUI.

Diharapkan bahwa keberhasilan ini akan semakin memperkuat kerja sama global dalam pengembangan sains dan teknologi dan akan lebih diakui di bidang pendidikan dan penelitian.

Dia berkata: “Kami bangga dihormati oleh Profesor Mohammed Ali Beravi.

Profesor Ali Beravi adalah seorang profesor di Departemen Teknik Sipil di FTUI. Pada tahun 2002, ia memenangkan Kejuaraan Master of Engineering Sciences di University of Malaya dan menerima gelar PhD dari Brooks University, Oxford, Inggris pada tahun 2006. Pada tahun 2022, ia diidentifikasi sebagai profesor di Universitas Indonesia.

Berbagai penghargaan nasional dan internasional diberikan kepada Profesor Ali, Dosen Penelitian Pemuda Terbaik dan Universitas Indonesia (2009), Penghargaan Alumni Inggris (2008) dan Tores Science and Technology Award (2014), International Databace, Webometrics (2015-2017), 500 Versi Penelitian Terbaik India (2008) dan Tores Science and Technology Award (2014), Top Scientists).

Profesor Ali saat ini menjabat sebagai perwakilan dari transformasi hijau dan otoritas digital untuk Capital Islands (IKN). Sebelumnya, Alibaba adalah Ketua Departemen Koordinasi Transformasi Teknologi dan Inovasi dari Tim Transisi Otoritatif IKN. Dia juga memegang presiden G20 Indonesia pada tahun 2022. Serangan besar lain Rusia yang bertujuan menghancurkan dua wilayah Ukraina, sebuah tindakan yang merupakan alat perundingan untuk diskusi yang damai. Viro.od 29 Maret 2025

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post 403
Next post Format Unggahan di Instagram Jadi 4:5, Warganet Protes Karena Feed Berantakan!