
Manchester United Lirik Pelatih Buangan Arsenal untuk Gantikan Amorim
LIPUTAN6.com, posisi Jakarta Ruben Amorim sebagai manajer Manchester United tidak pasti, meskipun ia bahkan tidak bekerja selama setahun di Old Trafford. Pria Portugis dapat dipecat jika hasil klub tidak pernah meningkat.
Amorim mulai melatih Manchester United pada November 2024. Dia diminta untuk menggantikan Erik Ten Hag, yang dipecat. Sayangnya, pria berusia 40 tahun itu tidak dapat menghasilkan MU. Setan Merah masih jatuh di tempat ke -14 Liga Inggris.
Kursi Amorim mulai bergetar. Dilaporkan, manajemen MU akan membuat keputusan untuk mempertahankan atau membuat amorim pada akhir musim berdasarkan hasil akhir yang dicapai oleh Bruno Fernandes dan rekan satu timnya.
Bersama dengan Amorim, Manchester United hanya memenangkan 10 kemenangan, empat imbang dan sembilan 23 -cocok kehilangan yang hidup di berbagai acara.
Jika Anda tidak memiliki gelar dan tidak lolos ke Liga Champions musim depan, mantan pelatih CP olahraga akan dipecat. Peluang Amorim untuk memenangkan gelar sekarang langsung di Piala FA dan Liga Eropa.
MU harus membayar pembayaran 12 juta pound ke Amorim ketika ditembakkan pada akhir musim. Kontrak Amorim dengan Setan Merah masih berlaku sampai Juni 2027.
Kandidat penggantian amorim telah disiapkan oleh manajemen MU. Menurut laporan Fichaje pada awal Maret 2025, MU sekarang mempertimbangkan Unai Emery sebagai pengganti Amorim. Emery saat ini mencapai kesuksesan dengan Aston Villa.
Vila dingin buatan tangan Emery bisa berada di empat Liga Premier musim lalu. Villa juga lolos ke 16 terakhir Liga Champions. Musim ini adalah vila peringkat 10 dan hanya lima poin yang meringankan Manchester City.
Menariknya, Emery sendiri adalah mantan pelatih saingan di Liga Inggris, Arsenal. Pada saat itu, Emery tidak berhasil, jadi itu hanya berlangsung selama setahun di London Club.
Unai Emery, pelatih sepak bola Spanyol, menciptakan rekor luar biasa dalam sejarah Liga Eropa. Dia berhasil memenangkan kompetisi bergengsi ini empat kali, pencapaian yang belum pernah dicapai oleh seorang pelatih sebelumnya. Dia mencapai kemenangan ini untuk jangka waktu yang cukup lama dan membentang dari 2014 hingga 2021, menunjukkan konsistensi dan strategi taktis yang brilian.
Tiga dari empat gelar Liga Eropa dimenangkan oleh Emery dengan Sevilla, Andalusia Club, Spanyol. Keberhasilan ini dicapai secara berurutan, yang dimulai pada musim 2013/2014, kemudian 2014/2015 dan akhirnya pada musim 2015/2016. Dominasi Sevilla di Liga Eropa tidak dapat dipisahkan dari tangan dingin Emery dalam strategi interkoneksi dan mempromosikan para pemainnya. Keberhasilan ini segera mengkonfirmasi namanya sebagai pelatih terbaik di Eropa.
Setelah meninggalkan Sevilla, Emery dilatih beberapa klub besar Eropa lainnya, termasuk Arsenal dan Aston Villa. Namun, ambisinya untuk memasuki gelar Liga Eropa terus terbakar. Akhirnya kesempatan datang ketika dia melatih Villarreal CF di musim 2020/2021.
Di final, Emery lagi menunjukkan kelasnya dengan mengalahkan Manchester United dan mengangkat trofi Liga Eropa untuk keempat kalinya. Kinerja ini semakin mengkonfirmasi statusnya sebagai ‘raja Liga Eropa’.
Keberhasilan Unai Emery dalam memenangkan empat gelar Liga Eropa bukan hanya keberuntungan. Dia memiliki strategi dan taktik yang pasti serta kemampuan untuk memotivasi para pemainnya untuk berkinerja terbaik di setiap pertandingan. Kemampuannya untuk membaca permainan lawan dan membuat perubahan pada strategi di tengah pertandingan juga merupakan kunci keberhasilannya.
Selain itu, Emery juga dikenal sebagai pelatih yang sangat disiplin dan terperinci. Dia selalu menyadari semua aspek permainan, dari taktik hingga kondisi fisik pemain. Ini juga mampu menciptakan suasana yang positif dan harmonis di tim sehingga pemain merasa nyaman dan aman untuk muncul di lapangan.
Sukses Emery juga tidak dapat dipisahkan dari kualitas pemain yang Anda latih. Di Sivilla ia memiliki tim yang solid dan berbakat, sementara di Villarreal ia mampu mempromosikan pemain muda yang berbakat dan mengoptimalkan potensi mereka. Namun, Emery tetap sebagai pelatih yang mampu menghubungkan dan menginstruksikan pemain, faktor kunci untuk sukses.
Empat gelar Liga Eropa Emery adalah bukti konkret dari kualitas pelatihannya yang luar biasa. Dia menunjukkan dirinya sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia, terutama di kompetisi Liga Eropa.