
Band Sukatani Minta Maaf ke Polri, YLBHI: Negara Harusnya Jamin Kebebasan Berekspresi Bukan Membredel Karya Seni
Setelah permintaan maaf terbuka dari Organisasi Kepolisian Nasional Indonesia (Polry), kelompok musik punk Purabalinga, sattamatka420.org – Suktani, Parling, Spotlight. Kami menyesali bayaran Song.
Lagu itu viral di media sosial karena berisi literatur untuk perusahaan polisi. Terbuka permintaan maaf untuk dua -dan -a -haulf -allelectrogui dan twistter Angeles di akun Instagram mereka. Gulir untuk informasi lengkap, ayo pergi!
Banyak yang menyebutkan bahwa permintaan maaf untuk grup ini seperti kebebasan publik. Tagar #Chemburcs juga penuh sesak dengan media sosial X.
Audiensi kasus mengundang Yayasan Bantuan Hukum Indonesia (YLBI). Dia menyatakan dukungan untuk grup musik melalui akun X @YLBHI. Saat mencerminkan kasus pengeringan, negara harus memastikan kebebasan berekspresi dan berdebat warga, katanya.
“Kesatuan seluruh keluarga besar LBH-Vihabi. Negara harus memastikan kebebasan berekspresi dan pendapat. Pejabat tidak boleh membatasi dan mendistribusikannya. Tinjau pihak berwenang. Mari kita melanjutkan persatuan.”
Dalam unggahan, Ylbhi mengunggah video wawancara, termasuk media online LBHI Foundation Muhammad Isanun. Dia mendukung Suktani.
“Keluarga LBH telah menunjukkan persatuan dan dukungan untuk pita kering, yang saat ini mengalami Tectown Yalbhh,” katanya.
Isonan menyebutkan bahwa insiden itu menyebabkan penindasan, upaya stres dan pekerjaan ancaman. Faktanya, Indonesia adalah hukum hukum mengelola kebebasan pendapat, kebebasan berekspresi, seni dan budaya.
“Undang -undang dijamin oleh undang -undang untuk mengkritik lembaga negara, banyak aturan dan peralatan hukum. Hak asasi manusia internasional dijamin. Oleh karena itu, seharusnya tidak ada risiko, bukan untuk meminta maaf.
Isnoon bersikeras bahwa semua seniman tidak boleh takut untuk berbicara di depan umum. YLBI berjanji untuk membantu dan bantuan hukum bagi mereka yang mengancam tindakan mereka yang sebenarnya.
.
“Siswa, siswa, siswa mengekspresikan ekspresi mereka, mengekspresikan pendapat mereka di depan wajah mereka. Jangan takut akan perdamaian atau pertengkaran. Ini adalah kebutuhan. Ini adalah kebutuhan. Lanjutkan, terus bertarung, terus bertarung.” Empat penduduk telah ditembak dan dibunuh oleh empat penduduk Maluku Tengah dan Kanana Intel Polsek. sattamatka420.org.co.id 3 April 2025