gbk99

3 Perbedaan Tipe Penyakit Kolesterol Tinggi yang Penting untuk Diketahui dan Waspadai

Read Time:2 Minute, 16 Second

LIPUTAN 6.com, Jakarta – Kolesterol tinggi adalah masalah kesehatan yang menyebabkan komplikasi serius.

Meskipun tubuh membutuhkan kolesterol untuk membangun hormon, vitamin D dan zat gastrointestinal adalah kadar kolesterol yang berlebihan. 

Aterosklerosis So-Plaque membentuk plak kolesterol tinggi di dinding arteri, yang dapat menyebabkan penyakit jantung koroner. Untuk alasan ini, memahami perbedaan dalam berbagai jenis kolesterol dalam tubuh, seperti HDL, LDL dan VLDL. 1. Lipoprotein Konsentrasi Tinggi (HDL) atau Kolesterol Baik

HDL disebut kolesterol “baik” karena memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan jantung. Tubuh membantu tubuh menghilangkan kolesterol berlebih dengan membawa kolesterol ke hati, tempat kolesterol dihilangkan.

Sebagian besar kadar HDL membantu mencegah pembentukan plak di dinding arteri dan mengurangi risiko penyakit jantung. Oleh karena itu, memiliki kadar HDL yang tinggi bermanfaat bagi kesehatan tubuh. 2. Lipoprotein dengan kepadatan rendah (LDL) atau kolesterol buruk

Tidak seperti HDL, LDL biasanya disebut sebagai kolesterol “buruk”. LDL dapat menumpuk di dinding arteri dan membentuk sebuah plak yang mempersempit atau menutup aliran darah.

Pembentukan plak ini menghasilkan aterosklerosis, yang merupakan risiko penyakit jantung koroner. Tingkat LDL yang tinggi harus diamati karena meningkatkan risiko masalah kesehatan yang lebih serius seperti serangan jantung dan stroke.

 

VLDL juga mengandung kolesterol “buruk”, meskipun berbeda dari LDL. VLDL terutama membawa jenis lemak dalam darah, yang dapat menyebabkan plak di arteri.

Meskipun LDL dan VLDL membantu membentuk plak, VLDL memiliki fokus utama pada trigliserida, tetapi LDL memiliki kolesterol tinggi. Tingkat VLDL yang tinggi meningkatkan risiko penyakit jantung dan kelumpuhan.

Kolesterol tinggi adalah masalah kesehatan yang umum dan disebabkan oleh kebiasaan hidup yang tidak sehat. Berikut adalah beberapa faktor yang menyebabkan kolesterol tinggi mengetahui: 1. Kebiasaan makanan yang tidak sehat

Makan lemak jenuh adalah penyebab utama kolesterol tinggi. Lemak jenuh ditemukan dalam daging merah, produk susu murni, cokelat, makanan yang dimasak dan makanan goreng dan olahan.

Asupan lemak jenuh yang berlebihan meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol buruk) dalam tubuh, yang merupakan risiko penyakit jantung.

Gaya hidup, yang tidak memiliki gerakan atau olahraga yang tidak seimbang, mengurangi kadar kolesterol HDL (kolesterol baik) dalam tubuh. Kolesterol HDL melakukan kolesterol buruk dari pembuluh darah ke hati, sehingga meningkatkan risiko kolesterol tinggi.

Merokok tidak hanya merusak paru -paru, tetapi juga mengurangi kadar kolesterol HDL, terutama pada wanita. Selain itu, merokok meningkatkan kadar kolesterol LDL dan memperburuk kolesterol. 

Stres kronis meningkatkan beberapa produksi hormon, seperti kortikosteroid. Hormon -hormon ini dapat merangsang tubuh untuk menghasilkan lebih banyak kolesterol, yang akhirnya meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

Minum terlalu banyak alkohol meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Jika overdosis, alkohol dapat mempengaruhi risiko keseimbangan kolesterol dan meningkatkan kolesterol LDL.

Selain faktor gaya hidup, faktor genetik juga mempengaruhi kolesterol seseorang. Sebagai contoh, hiperkolesterolemia keluarga (FH) adalah kondisi bawaan yang menyebabkan kolesterol tinggi. Selain itu, penggunaan beberapa kondisi medis dan obat -obatan dapat mengurangi kolesterol LDL atau kolesterol HDL.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Mercedes GLE Coupe 2027 Kepergok Diuji Coba di Jalanan, Tampilannya Diperbarui 
Next post Ramadan 1446 H, Bank Mandiri Group Santuni 57.600 Anak Yatim, Lansia dan 668 Yayasan di Seluruh Indonesia